Archive

Archive for the ‘Matlab-Tutorials’ Category

New Transponder Untuk Kombinasi RADAR dan GPS-Telemetry

March 27, 2011 1 comment

Transponder roket dapat digunakan untuk sinyal RADAR 3300 Hz dan sinyal data 1200 bps pake modem 1200/2200 Hz dari GPS dalam satu radio transceiver. Transponder ini terdiri dari radio receiver untuk menerima sinyal RADAR dari stasiun pengamat dan radio transmitter untuk mengirim kembali sinyal RADAR dan sinyal data GPS. Berikut ini adalah simulasi masing-masing sinyalnya.

Kemudian sinyal gabungan untuk dikirim ke transmitter menjadi seperti ini…

Kemudian sinyal tersebut diterima kembali oleh receiver di stasiun pengamat. Lalu kita pisah lagi tuh ke dua sinyalnya…..yang satu sinyal RADAR dan yang satunya lagi sinyal data GPS….jadinya begini…

Dan ternyata sinyal bisa kita dapatkan kembali dengan frekuensi yang tetap ok….jadi RADAR Transponder dapat kita kombinasikan dengan GPS telemetry dalam satu radio transponder…..yes ok satu penemuan baru sistem hybrid untuk tracking roket..”Hybrid Tracking System For Rocket Using RADAR-Transponder and GPS-Telemetry“….tinggal dicoba dengan radio….tapi pasti 99% bisa…simulasi ini sudah sesuai dengan spesifikasi radio amatir juga….1%nya  sempat nyoba gak..? trus kapan…? tapi perlu desain rangkaian elektronik buat di transponder dan di receiver…tapi ok itu gampang kok…..

Spektrumnya nih…

Yang atas spektrum sinyal gabungan, yang bawah spektrum sinyal yang telah dipisahkan….dari simulasi ini sudah bisa dibuktikan sistem ini akan bisa digunakan….manteb to…wis siap bikin jurnal, paper, atau patent yuk, tapi kudu gawe prototipe ndisik lo….opo minum teh anget plus makan gedang godog waelah…

Simulasi Cube Matlab

March 11, 2011 Leave a comment

Matlab dapat digunakan untuk simulasi grafik 3 dimensi. Bentuk kotak yang dapat berputar pada poros tiga sumbu dapat dimanfaatkan untuk visualisasi sensor rotasi.

OK deh…nanti digabungkan dengan gyroscope 3 axis…untuk uji algoritma.

Categories: Matlab-Tutorials

Simulasi Sinyal Doppler Antenna

March 2, 2011 Leave a comment

Sinyal switch antenna dengan frekuensi 500 Hz. Dengan memfilter sinyal pulsa dengan bandwidth sempit, maka akan menghasilkan sinyal sinus 500 Hz. Jik aberhasil, maka sudut azimuth akan dapat dideteksi dengan sangat akurat.

Hasil bandpass filter

%——————————————————————–
% Signal pulsa doppler antenna
%  4 buah circular Doppler antenna, frekuensi 500 Hz
%——————————————————————–
a=zeros(1,100);
b=zeros(1,100*3);
c=[a+1,b];
c=[c,c,c,c,c,c,c,c,c,c]*5;
% Bandpass Filtering
Fs = 2.0000e+005; % Sampling frequency
Fc = 495        ; % Cut off frequency
fNorm = Fc/(Fs/2);
[b, a] = butter(2, fNorm, ‘high’);
radar = filtfilt(b, a, c);
Fc = 505       ; % Cut off frequency
fNorm = Fc/(Fs/2);
[b, a] = butter(2, fNorm, ‘low’);
radar2 = filtfilt(b, a, radar);
% Grafik
figure(1)
plot([c’],’linewidth’,2.5),grid
xlabel(‘Sampling data’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Amplitudo’,’fontsize’,18)
axis([0,length(c),-10,10])

figure(2)
plot([2.5+4*radar2′ c’],’linewidth’,2.5),grid
xlabel(‘Sampling data’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Amplitudo’,’fontsize’,18)
axis([0,length(c),-10,10])
%——————————————————————–

Desain Hardware

Akan dicoba rangkain diatas untuk sistem Doppler 4 buah Antenna yang sedang dikembangkan.

Categories: Matlab-Tutorials

Simulasi Data Rate-Gyroscope

March 2, 2011 Leave a comment

Seperti accelerometer, sensor rate-gyroscope dapat disimulasikan dengan sinyal sinus. Contoh sinyal simulasi tak terhingga jumlahnya, sehingga dipilih yang paling mudah untuk dimengerti. Terlihat pada gambar dibawah adalah kecepatan sudut dari nol berubah hingga 100 degree/detik, kemudian berubah arah dan kembali ke nol. Perubahan sudut adalah integral atau luas dari kurva kecepatan. Luas antara bagian postif dan negatif sama persis, sehingga gyroscope akan kembali pada posisi semula. Pemahaman proses in sangat sederhana, tetapi jika tidak paham, maka selanjutnya tidak akan pernah bisa memproses data sensor IMU atau bahkan INS…hehe… Nilai data simulasi disini sempurna tanpa kesalahan, sehingga perhitungan jadi akurat. Tetapi, nilai data pengukuran sensor tidak akan pernah sempurna, pasti akan ada kesalahan baik kecil atau besar, tergantung kualitas sensornya.

%————————————————————————–
% Simulasi sinyal gyrocope
% data input kecepatan sudut [deg/detik]
% proses data sudut [deg]
%————————————————————————–
clear all           ; % hapus semua parameter
Fs = 1000           ; % sampling data/signal [Hertz]
dt = 1/Fs           ; % sampling waktu [detik]
F  = 1              ; % frekuensi
t  = 0 : 1/Fs : 1   ; % waktu
% kecepatan sudut [degree/detik]
g  = 100*sin(2*pi*F*t) ; % sinyal kecepatan sudut
% sudut = integral(kecepatan sudut) [degree]
deg  = cumtrapz(g)*dt;
% Gambar grafik
figure(1)
plot(t,g,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [degree/detik]’,’fontsize’,18)
title(‘Kecepatan Sudut Rate Gyroscope’,’fontsize’,18)
figure(2)
plot(t,deg,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [degree]’,’fontsize’,18)
title(‘Sudut Rate Gyroscope’,’fontsize’,18)
%————————————————————————–

Categories: Matlab-Tutorials

Simulasi Data Accelerometer

March 1, 2011 Leave a comment

Sinyal percepatan accelerometer dengan maksimum percepatan 1 g atau 10 meter/detik/detik. Sampling ADC adalah 1 KHz atau 1000 data tiap detik. Jeda waktu antar data menjadi 1 mili detik. Frekuensi sinyal accelerometer umpamnya 1 Hz dan data diambil dalam waktu 1 detik. Sinyal accelero tersebut diasumsikan berupa sinyal sinus. Proses yang dilakukan adalah menghitung kecepatan dan jarak yang ditempuh. dengan proses integralpercepatan dan integral kecepatan, maka dapat diperoleh data kecepatan dan jarak. Simulasi ini diumpamakan data sudah terkalibrasi, sehingga data dari sensor sudah dalam satuan meter/detik/detik. Proses kalibrasi data tersebut dilakukan oleh microcontroller yang terintegrasi dengan accelerometer. Fungsi cumtrapz dalam Matlab adalah proses integral dengan metoda trapezoidal. Tanda ”  ‘  ” copy paste pada web ini menjadi agak berubah…ubah kalo dibuat program di Matlab jadi salah.

%————————————————————
%   Simulasi sinyal accelerometer
%   data input  = percepatan m/detik/detik
%   proses data kecepatan m/detik dan jarak meter
%————————————————————-
clear all               ; % hapus semua parameter
Fs = 1000           ; % sampling data/signal [Hertz]
dt = 1/Fs             ; % sampling waktu [detik]
F  = 1                     ; % frekuensi
t  = 0 : 1/Fs : 1   ; % deret waktu
% percepatan accelerometer [m/detik/detik]
a  = 10*sin(2*pi*F*t) ; % sinyal percepatan
% kecepatan = integral(percepatan) [m/detik]
v  = cumtrapz(a)*dt;
% Jarak tempuh = integra( kecepatan) [m]
s  = cumtrapz(v)*dt;
% Gambar grafik masing-masing data.
figure(1)
plot(t,a,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Percepatan [m/detik^2]’,’fontsize’,18)
figure(2)
plot(t,v,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [m/detik]’,’fontsize’,18)
figure(3)
plot(t,s,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Jarak [m]’,’fontsize’,18)
%——————————————————–

Categories: Matlab-Tutorials