Archive

Archive for the ‘Umum’ Category

Tempat Hobi Bersama

February 25, 2011 Leave a comment

Mulai tahun 2011 ada tempat untuk menyalurkan hobi bersama. But….. under construction….., semoga jadi lebih nyaman, sehingga ide-ide cemerlang anak3 muda dapat tersalurkan dengan optimal dan jadi tempat yang bermanfaat.

Cita-cita untuk lebih maju harus terus ada, agar hidup tetap bersemangat…..hehe,   tujuan awalnya tempat membuat perangkat keras usg 3 dimensi pertama didunia hehe….ayuk lanjutkan kerjanya….

Categories: Umum

Software Desain Analog Filter

February 11, 2011 Leave a comment

Analog filter sangat penting pada semua sistem sensor elektronik. Ada software gratis untuk desain rangkain filter dengan menggunakan OpAmp Operational Amplifier, dari Texas Instruments (maturnuwun to TI…), namanya Filterpro. Software ini telah membantu aku 5 tahun terakhir, sejak versi awal, sehingga gak perlu repot-repot menghitung manual….yes…..Tampilan step pengunaanya adalah seperti gambar dibawah. Sebagai contoh ini untuk desain bandpass filter pada aplikasi RDF.

Hasil akhirnya adalah sbb

Mungkin anda perlu membaca buku analog circuit dan signal processing, supaya mengerti tujuan dari analog filter ini. Selamat mencoba……..semoga sukses…

Categories: Umum

Pengukuran Vibrasi Accelerometer

February 5, 2011 Leave a comment

Vibrasi dapat diukur dengan sensor MEMS accelerometer, selain relatif murah juga mudah diperoleh. Sinyal analog dari sensor dirubah menjadi data digital dengan sampling frekuensi yang diketahui. Kemudian data tersebut dianalisa dengan FFT untuk mengetahui spektrumnya. Parameter vibrasi dapat meliputi: peak level, peak-to-peak, average, RMS, dan frequency. Diagram pengukuran vibrasi dengan accelerometer seperti gambar dibawah.

Gambar berikut adalah foto MEMS accelerometer (tipe KXM52 3 axis ±2 g),bagian atas PCB tanpa peredam (langsung dipasang pada alumunium), sedangkan bagain bawah adalah PCB dengan peredam bahan spons ketebalan 1 cm. Tentunya respon vibrasi antara PCB bagian atas dan bawah akan berbeda.

Gambar diatas hanya sekedar contoh teknik peredam pada sumbu tegak, untuk muatan roket tentunya perlu desain yang lebih baik dan kuat. DAS (Data Acquisition System) untuk vibrasi ini masih didevelope dengan microcontroller dan software analisanya pake Matlab. Contoh tampilan dari vibrasi seperti gambar berikut.

Bagian atas adalah sinyal percepatan dan bagian bawah adalah spektrum vibrasi.

%——————————————————————-
% Signal
s = 1 : 900;fs=40000;Fs=fs;
t = s/fs;
y = sin(2*pi*1000*t)+sin(2*pi*500*t)+sin(2*pi*200*t)+sin(2*pi*1500*t);
% FFT
NP=1024*4;
Xf=fft(y,NP);
size_Xf=size(Xf) ;
real_Xf1=real(Xf(1));ima_Xf1=imag(Xf(1));
real_Xf2=real(Xf(2));ima_Xf2=imag(Xf(2));
Amp=sqrt(Xf.*conj(Xf));
size_Amp=size(Amp);
fre = (0:length(Xf)-1)*(fs-1)/length(Xf);
size_fre=size(fre);
T = t*1000;%msec
% Grafik
close
subplot(2,1,1)
plot(T,y,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Time (msec)’)
ylabel(‘Amplitude (g)’)
axis([0,max(T),min(y),max(y)])
subplot(2,1,2)
plot(fre,Amp,’r’,’linewidth’,2),grid;
%plot(f,2*abs(Y(1:NFFT/2+1)))
xlabel(‘Frequency (Hz)’)
ylabel(‘Power |F(w)|’)
axis([0,2000,0,max(Amp)])
%———————————————————

Categories: Umum

Uji Terbang RX100 tahun 2009

February 2, 2011 1 comment

RADAR transponder telah diujicoba pertama kali tahun 2009 pada roket tipe RX100. Spesifikasi transponder : 1) power 5 Watt, 2) frekuensi VHF-UHF crossband. Hasil ujicoba pada gambar dibawah. Jarak jangkau roket sekitar 8.3 km. Saat itu tanpa menggunakan GPS, sehingga tidak bisa dibandingkan hasilnya. Ya ok….kesempatan lain kita pake…!

Categories: Umum

Lampu LED

January 11, 2011 Comments off

Light Emiting Dioda (LED)

LED adalah dioda semikonduktor yang memancarkan cahaya dengan spektrum cahaya sempit ketika dialiri arus listrik dari p-n juntion. Cahaya yang dipancarkan led bermacam-macam, yaitu merah, biru, kuning, hijau, infra red, ultraviolet, dan putih. Warna yang dihasilkan led tergantung dari panjang gelombang dan energy band gap dari material yang membentuk p-n junction. Tabel 2.2 berikut menjelaskan beberapa material semikonduktor yang  menghasilkan warna cahaya led.

Tabel 2.1. Material Semikonduktor Yang Menghasilkan Warna Led [1]

No

Bahan

Warna

1

Aluminium gallium arsenide (AlGaAs)

red and infrared

2

Aluminium gallium phosphide (AlGaP)

green

3

Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)

high-brightness orange-red, orange, yellow, and green

4

Gallium arsenide phosphide (GaAsP)

red, orange-red, orange, and yellow

5

Gallium phosphide (GaP)

red, yellow and green

6

Gallium nitride (GaN)

green, pure green (or emerald green), and blue also white (if it has an AlGaN Quantum Barrier)

7

Indium gallium nitride (InGaN)

near ultraviolet, bluish-green and blue

8

Silicon carbide (SiC) as substrate

Blue

9

Silicon (Si) as substrate

blue (under development)

10

Sapphire (Al2O3) as substrate

Blue

11

Zinc selenide (ZnSe)

Blue

12

Diamond (C)

Ultraviolet

13

Aluminium nitride (AlN), aluminium gallium nitride (AlGaN), aluminium gallium indium nitride (AlGaInN)

near to far ultraviolet (down to 210 nm)

Warna putih dibentuk dari perpaduan warna biru dan warna kuning. Prinsip dasar inilah yang digunakan untuk menghasilkan led dengan warna putih. Led putih dibentuk dari struktur bahan InGaN-GaN dan phosphor yang berwarna kekuning-kuningan. Material InGaN-GaN akan memancarkan warna biru dengan panjang gelombang antara 450nm – 470nm. Disini GaN sebagai dasar substrat, InGaN sebagai layer aktif, kemudian kedua meterial ini diberi penutup (cover) dengan coating phosphor kekuning-kuningan. Tujuan coating ini adalah untuk membentuk kristal cerium-doped yttrium aluminum garnet (Ce3+:YAG) dimana kristal tersebut berbentuk bubuk yang melekat erat pada seluruh penutup (cover) led. Pada saat chip led memancarkan warna biru, kristal pada cover led akan terstimulasi sehingga membentuk perpaduan warna biru dan kuning. Hasil dari perpaduan ini akan tampak pada mata dengan warna putih. Gambar 2.3 menjelaskan hubungan antara panjang gelombang led putih terhadap intensitas cahaya.

Gambar 2.3. Hubungan Panjang Gelombang Led Warna Putih Terhadap Intensitas Cahaya [1].

Referensi:

[1] Light-emitting diode, Mei 2007, http://en.wikipedia.org/wiki/LED#White_LEDs

No

Bahan

Warna

1

Aluminium gallium arsenide (AlGaAs)

red and infrared

2

Aluminium gallium phosphide (AlGaP)

green

3

Aluminium gallium indium phosphide (AlGaInP)

high-brightness orange-red, orange, yellow, and green

4

Gallium arsenide phosphide (GaAsP)

red, orange-red, orange, and yellow

5

Gallium phosphide (GaP)

red, yellow and green

6

Gallium nitride (GaN)

green, pure green (or emerald green), and blue also white (if it has an AlGaN Quantum Barrier)

7

Indium gallium nitride (InGaN)

near ultraviolet, bluish-green and blue

8

Silicon carbide (SiC) as substrate

Blue

9

Silicon (Si) as substrate

blue (under development)

10

Sapphire (Al2O3) as substrate

Blue

11

Zinc selenide (ZnSe)

Blue

12

Diamond (C)

Ultraviolet

13

Aluminium nitride (AlN), aluminium gallium nitride (AlGaN), aluminium gallium indium nitride (AlGaInN)

near to far ultraviolet (down to 210 nm)

Categories: Umum