Old 1.37 MSPS ADC RADAR (2010)

March 13, 2011 Leave a comment

Ini CPU dan beacon sinyal generator untuk RADAR transponder. Resolusi 110 meter, cukup OK untuk mengukur jarak hingga puluhan kilo meter.

Dapat menerima sinyal beacon 3 frekuensi secara bersama (simulatenous). Bisa diaplikasikan untuk tracking 3 dimensi.

Categories: Radio Tracking

Simulasi Cube Matlab

March 11, 2011 Leave a comment

Matlab dapat digunakan untuk simulasi grafik 3 dimensi. Bentuk kotak yang dapat berputar pada poros tiga sumbu dapat dimanfaatkan untuk visualisasi sensor rotasi.

OK deh…nanti digabungkan dengan gyroscope 3 axis…untuk uji algoritma.

Categories: Matlab-Tutorials

Audio bandpass filter 500Hz

March 8, 2011 1 comment

Output sinyal RDF berupa audible sinyal pada frekuensi 500 Hz. Bandpass filter untuk RDF untuk eliminasi sinyal selain frekuensi 500 Hz. Dari precobaan telah dilakukan dengan hasil yang cukup ok, sinyal Doppler telah kelihatan dengan jelas. Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, didesain prototipe dengan menggunakan PCB. Prototipe yang dibuat simple….

Pemilihan frekuensi di 500 Hz agar supaya sinyal suara yang masuk tidak menganggu hasil estimasi sudut azimuth.

OK….board PCB yang simple ini selain untuk RDF juga nanti untuk latihan ujicoba bandpass filter. Mau kapan nyobanya….? nungguin mhs saja ah….santai.

Selain menggunakan OpAmp, dapat juga menggunakan IC khusus bandpass filter, seperti LTC1059 dari Linear Technology

Iya…dua2nya perlu dicoba…supaya belajranya tambah ok banget.

Categories: Tutorials

GPS-Radio Tracking Start…

March 3, 2011 Leave a comment

Tahun ini mulai develope GPS radio tracking lagi……, tapi akan dibuat lebih kompak, menggunakan radio module dan power module. Bahan-bahan komponen sudah ada semua, akan dibuat lebih kompak. Ini dibuat agar dapat digunakan bersama dengan radio tracking, jadi radar transponder digabung dengan GPS dengan radio yang sama. Kayaknya cocok untuk aplikasi pasukan….dan sudah ada yang memesan 20-an unit kayaknya….sip…lanjutkan…

Selain itu sedang didevelope juga repeater yang agak pintar, menggunakan password, dapat meneruskan ke repeater lain dengan kode2 tertentu,….intinya untuk mengatur cakupan tracking saat posisi yang akan dipantau banyak…

Desain PCB kayaknya seperti ini….


Categories: GPS Tracking

Simulasi Sinyal Doppler Antenna

March 2, 2011 Leave a comment

Sinyal switch antenna dengan frekuensi 500 Hz. Dengan memfilter sinyal pulsa dengan bandwidth sempit, maka akan menghasilkan sinyal sinus 500 Hz. Jik aberhasil, maka sudut azimuth akan dapat dideteksi dengan sangat akurat.

Hasil bandpass filter

%——————————————————————–
% Signal pulsa doppler antenna
%  4 buah circular Doppler antenna, frekuensi 500 Hz
%——————————————————————–
a=zeros(1,100);
b=zeros(1,100*3);
c=[a+1,b];
c=[c,c,c,c,c,c,c,c,c,c]*5;
% Bandpass Filtering
Fs = 2.0000e+005; % Sampling frequency
Fc = 495        ; % Cut off frequency
fNorm = Fc/(Fs/2);
[b, a] = butter(2, fNorm, ‘high’);
radar = filtfilt(b, a, c);
Fc = 505       ; % Cut off frequency
fNorm = Fc/(Fs/2);
[b, a] = butter(2, fNorm, ‘low’);
radar2 = filtfilt(b, a, radar);
% Grafik
figure(1)
plot([c’],’linewidth’,2.5),grid
xlabel(‘Sampling data’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Amplitudo’,’fontsize’,18)
axis([0,length(c),-10,10])

figure(2)
plot([2.5+4*radar2′ c’],’linewidth’,2.5),grid
xlabel(‘Sampling data’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Amplitudo’,’fontsize’,18)
axis([0,length(c),-10,10])
%——————————————————————–

Desain Hardware

Akan dicoba rangkain diatas untuk sistem Doppler 4 buah Antenna yang sedang dikembangkan.

Categories: Matlab-Tutorials

Simulasi Data Rate-Gyroscope

March 2, 2011 Leave a comment

Seperti accelerometer, sensor rate-gyroscope dapat disimulasikan dengan sinyal sinus. Contoh sinyal simulasi tak terhingga jumlahnya, sehingga dipilih yang paling mudah untuk dimengerti. Terlihat pada gambar dibawah adalah kecepatan sudut dari nol berubah hingga 100 degree/detik, kemudian berubah arah dan kembali ke nol. Perubahan sudut adalah integral atau luas dari kurva kecepatan. Luas antara bagian postif dan negatif sama persis, sehingga gyroscope akan kembali pada posisi semula. Pemahaman proses in sangat sederhana, tetapi jika tidak paham, maka selanjutnya tidak akan pernah bisa memproses data sensor IMU atau bahkan INS…hehe… Nilai data simulasi disini sempurna tanpa kesalahan, sehingga perhitungan jadi akurat. Tetapi, nilai data pengukuran sensor tidak akan pernah sempurna, pasti akan ada kesalahan baik kecil atau besar, tergantung kualitas sensornya.

%————————————————————————–
% Simulasi sinyal gyrocope
% data input kecepatan sudut [deg/detik]
% proses data sudut [deg]
%————————————————————————–
clear all           ; % hapus semua parameter
Fs = 1000           ; % sampling data/signal [Hertz]
dt = 1/Fs           ; % sampling waktu [detik]
F  = 1              ; % frekuensi
t  = 0 : 1/Fs : 1   ; % waktu
% kecepatan sudut [degree/detik]
g  = 100*sin(2*pi*F*t) ; % sinyal kecepatan sudut
% sudut = integral(kecepatan sudut) [degree]
deg  = cumtrapz(g)*dt;
% Gambar grafik
figure(1)
plot(t,g,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [degree/detik]’,’fontsize’,18)
title(‘Kecepatan Sudut Rate Gyroscope’,’fontsize’,18)
figure(2)
plot(t,deg,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [degree]’,’fontsize’,18)
title(‘Sudut Rate Gyroscope’,’fontsize’,18)
%————————————————————————–

Categories: Matlab-Tutorials

Simulasi Data Accelerometer

March 1, 2011 Leave a comment

Sinyal percepatan accelerometer dengan maksimum percepatan 1 g atau 10 meter/detik/detik. Sampling ADC adalah 1 KHz atau 1000 data tiap detik. Jeda waktu antar data menjadi 1 mili detik. Frekuensi sinyal accelerometer umpamnya 1 Hz dan data diambil dalam waktu 1 detik. Sinyal accelero tersebut diasumsikan berupa sinyal sinus. Proses yang dilakukan adalah menghitung kecepatan dan jarak yang ditempuh. dengan proses integralpercepatan dan integral kecepatan, maka dapat diperoleh data kecepatan dan jarak. Simulasi ini diumpamakan data sudah terkalibrasi, sehingga data dari sensor sudah dalam satuan meter/detik/detik. Proses kalibrasi data tersebut dilakukan oleh microcontroller yang terintegrasi dengan accelerometer. Fungsi cumtrapz dalam Matlab adalah proses integral dengan metoda trapezoidal. Tanda ”  ‘  ” copy paste pada web ini menjadi agak berubah…ubah kalo dibuat program di Matlab jadi salah.

%————————————————————
%   Simulasi sinyal accelerometer
%   data input  = percepatan m/detik/detik
%   proses data kecepatan m/detik dan jarak meter
%————————————————————-
clear all               ; % hapus semua parameter
Fs = 1000           ; % sampling data/signal [Hertz]
dt = 1/Fs             ; % sampling waktu [detik]
F  = 1                     ; % frekuensi
t  = 0 : 1/Fs : 1   ; % deret waktu
% percepatan accelerometer [m/detik/detik]
a  = 10*sin(2*pi*F*t) ; % sinyal percepatan
% kecepatan = integral(percepatan) [m/detik]
v  = cumtrapz(a)*dt;
% Jarak tempuh = integra( kecepatan) [m]
s  = cumtrapz(v)*dt;
% Gambar grafik masing-masing data.
figure(1)
plot(t,a,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Percepatan [m/detik^2]’,’fontsize’,18)
figure(2)
plot(t,v,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Kecepatan [m/detik]’,’fontsize’,18)
figure(3)
plot(t,s,’linewidth’,2),grid
xlabel(‘Waktu [detik]’,’fontsize’,18)
ylabel(‘Jarak [m]’,’fontsize’,18)
%——————————————————–

Categories: Matlab-Tutorials