RADAR Transponder

Latar Belakang

Sistem tracking posisi saat ini menggunakan alat penerima GPS (Global Positioning System) untuk berbagai bidang. Tetapi alat penerima GPS ini dibatasi kemampuan ukurnya, antara lain : 1. Ketinggian maksimum yang terukur 18 km, 2. Kecepatan maksimum yang dapat diukur adalah 515 m/detik, dan 3. Percepatan maksimumnya adalah 4 g (1 g  = 9.8 m/det/det). Untuk aplikasi pengukuran posisi benda yang terbang dengan ketinggian lebih dari 18 km (balloon udara, roket, pesawat), maka GPS tidak bisa digunakan dengan optimal.

Dengan menggunakan radio komunikasi, maka memungkinkan untuk mengukur posisi sebuah radio, baik jarak (meter) maupun sudut arahnya (derajat), sehingga dapat diplot dalam sistem koordinat 2 dimensi maupun 3 dimensi. Skema diatas adalah metoda pengukuran jarak dengan menggunakan gelombang radio.

A. Teori Dasar dan Simulasi

1. Teori Dasar Pengukuran Jarak Dengan Gelombang Radio.
2. Estimasi Delay Waktu Dua Sinyal.
3. Tracking Posisi 2 Dimensi
4. Tracking Posisi 3 Dimensi

B. Prototipe Hardware

1. Old 274 KSPS ADC RADAR (2009)
2. Old 1.37 MSPS ADC RADAR (2010)
3. New Design High speed ADC RADAR 40 MSPS (2011)

C. Ujicoba

1. Peluncuran RX100 tahun 2009
2. Peluncuran RX200 tahun 2010
3. Peluncuran RX550 tahun 2011


  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: